suatu hari ada teman yang bercerita kepada saya. dia menceritakan tentang olimpiade IPS yang diadakan di USA yang diikuti oleh berbagai negara, termasuk indonesia. dia menceritakan jika olimpiade IPS tingkat internasional ini dibagi kedalam dua babak yaitu babak cerdas cermat dan petualangan.
pada babak cerdas cermat, seluruh peserta dituntut untuk menjawab serangkaian pertanyaan dengan tepat. pada babak ini sepertinya indonesia benar-benar meraja! misalnya ketika ada pertanyaan “dimanakah letak negara Rusia?….peserta dari indonesia dengan percaya diri menyebutkan detail letak negara Rusia lengkap dengan derajat bujur, lintang, bahkan jumlah populasi, mata uang, presidenya (yang sebenarnya tidak ditanyakan) ikut disebutkan dengan amat sangat rinci!. seperti yang telah diduga oleh teman saya, urutan 5 teratas dikuasai oleh negara-negara berkembang asia dengan Indonesia sebagai “the champion!”.
saat perhitungan nilai dibacakan dan nama negara indonesia disebut sebagai pemuncak klasmen sementara, teman saya menangis……dia merasa sangat terharu…
sekarang tiba saatnya babak petualangan. pada babak ini seluruh peserta diminta untuk pergi ke suatu wilyah pada negara tertentu dan haya dibekali sebuah peta dan sejumlah uang (jumlahnya dibuat pas untuk pulang dan pergi). peserta yang tercepat menyelesaikan misi ini adalah pemenang dari babak petualangan dan berpeluang menjadi juara dalam olimpiade (karena nilai pada babak dua ini 4 kali lebih besar daripada nilai di babak 1). selang beberapa waktu setelah pemberangkatan, tibalah hari untuk mengumumkan siapa peserta yang menjadi kampiun pada babak ini…..temanku menunggu dan harap-harap cemas.
“pemenang ketiga dengan waktu 1 hari 20 jam adalah peserta dari Singapura”….tepuk tagan bergemuruh menyambut sang juara 3.
“pemenang kedua adalah Jerman”….riuh dan ramai tepuk penonton mengiringi langkah sang juara 2 yang terlihat duduk santai diujung deretan kursi peserta.
“pemenang pertama adalah……” semua hadirin, termasuk teman saya, dan tentunya peserta merasa deg-degan menanti siapa yang berhasil menjawab tantangan petualangan ini dengan waktu terbaik. mereka sema tahu jika siapapun pemenang dari babak ini berpeluang besar untuk menjadi juara Olimpiade IPS sejagad tahun ini. pada saat yang sama teman saya juga merasakan nervous yang tidak terperi….namun dalam hati kecilnya dia sangat yakin jika indonesia akan berjaya. dia masih ingat bagaimana wakil dari indonesia memiliki pengetahuan yang sangan mumpuni tentang berbagai seluk beluk negara lain. dipelupuk matanya juga masih terbayang bagaimana digdayanya mereka untuk menghafal materi-materi IPS bahkan hingga hal terkecilpun mereka tahu…..
“pemanang pertama adalah…Inggris”….seluruh penonton pun sontak berdiri, termasuk teman saya, bertepuk tangan dan memberikan hormat atas capaian wakil dari inggris ini…..diantara gempita penonton yang hadir teman saya agak heran…kenapa peserta dari indonesia yang pintar (hafal banyak materi) bisa kalah oleh inggris yang pada babak pertama tertinggal jauh dari indonesia….dimana posisi mereka sekarang?
“attention please!” suara dari panitia meminta penonton sedikit tenang…..saat semua mulai tenang salah seorang dari juri berdiri dan menghampiri mimbar pengumuman dan berkata “untuk semua peserta dan hadirin semuanya kami dari panitia memohon doa dari semuanya karena sampai detik ini kami masih belum mendapatkan kabar dari peserta asal negara indonesia. mereka terakhir terlihat di bandara untuk menuju negara sesuai dengan tugas merekadan setelah itu tidak ada yang tahu dimana mereka”…semua hadirin tertunduk dan berdoa. termasuk teman saya!
teman saya benar-benar tidak percaya…bagaimana bisa siswa dengan pengetahuan seperti itu bisa kehilangan arah? bagaimana bisa siswa yang hafal letak bujur lintang serta tetek bengek dari berbagai negara (termasuk negara yang mereka tuju) bisa tersesat?
saat perhitungan nilai selesai dibacakan dan wakil dari negara indonesia masih belum jelas rimbanya, teman saya menangis……dia merasa sangat terharu…dia bersedih….